Home / Playstation Tebal / PS2 Tebal Blank Hitam Ada Suara

PS2 Tebal Blank Hitam Ada Suara

/
/
/
476 Views
img
4
(125)

Yang saya maksud dengan PS2 tebal blank hitam akan tetapi ada suara, adalah ketika Anda sedang bermain game, namun tiba-tiba layar hilang, hanya hitam gelap saja namun suara masih tetap muncul.

Kejadian ini sering terjadi berulang-ulang pada semua game, tidak terpatri pada satu game saja.

Ketika playstation di restart,  game muncul normal, namun setelah beberapa saat dimainkan, PS2 kembali hitam, dan suara masih bisa didengarkan. Tentu saja PS Anda tidak bisa dimainkan dengan nyaman.

PS2 blank hitam ada suara secara umum disebabkan karena beberapa resistor blok yang berada di antara IC GS dan IC EE mengalami eror, atau terjadi perubahan nilai sehingga gmbr menjadi hilang. Biasanya, rangkaian resistor blok (RB) ini bisa diatasi dengan dipanaskan dengan hot blower/hot gun.

Karena, kebanyakan kasus yang terjadi adalah timah solder yang merekatkan kaki-kaki resistor blok dengan PCB mengalami pemuaian sehingga retak dan renggang yang mempengaruhi aliran tegangan kelistrikan mainboard PS.

Ketika PS Anda mengalami kerusakan seperti ini, jangan bingung atau panik. IKuti panduan memperbaikinya dibawah ini

1. Panaskan resistor blok antara IC GS dan IC EE.

Buka casing PS2, lepaskan semua komponen seperti hardisk, NA, optik, soket memori card. Lepaskan plat besi yang menjepit mainboard.

Siapkan peralatan seperti pinset, AVO digital, cairan fluk, dan hot gun/blower. Perhatikan deretan resistor blok yang berada di antara IC GS dan IC EE. Untuk lebih jelas, simak gmbr.

PS2 Tebal Blank Hitam Ada Suara
resistor-blok-ee-dan-gs

Saya asumsikan, gmbr diatas adalah PS2 seri 3XXXX yang mempunyai resistor blok dengan nilai 470 dan 220. RB 470 mempunyai 8 kaki, sedangkan RB 220 berbentuk hitam polos mempunyai 16 kaki.

Ukur semua RB diatas dengan multitester digital. Cara membaca nilai hambatan untuk tiap resistor, misalnya 470. Ini berarti resistor tersebut mempunyai nilai hambatan 47 ohm dikalikan nol pangkat 1 (jumlah nol adalah satu), berarti 47 x 1 = 47 ohm.

Cara menghitung resistor ke dua; resistor hitam polos 16 kaki, yaitu 220, berarti 22 ohm dikalikan nol pangkat 1 yaitu 22 x 1 = 22 ohm.

Nah, setelah Anda bisa mengetahui dan menghitung berapa nilai resistor blok ( resistor SMD), maka Anda sudah bisa pula menentukan, apakah resistor tersebut harus diganti atau hanya dipanaskan saja.

Jika nilai resistor berubah, maka harus diganti. Namun, jika nilainya tetap atau tidak berubah, maka satu-satunya jalan adalah dipanaskan saja dengan hot blower. Jangan lupa, siapkan cairan/pasta fluk sebelum memblower. Panaskan RB sambil ditekan dengan pinset agar timah mencair dan kaki-kaki RB bisa merekat kuat kembali.

Jika dipanaskan tetap tidak membuahkan hasil, ganti RB yng bermasalah, atau semua RB antara IC GS dan EE. Jika tahap pertama kerusakan playstation tidak berhasil diperbaiki, berarti ada komponen lain yang bermasalah. Silakan merujuk pada tahap ke 2 dibawah ini

2. Panaskan atau ganti transistor RGB bagian video akhir

Perhatikan gmbr dibwah ini

PS2 Tebal Blank Hitam Ada Suara
transistor-rgb-akhir

Pada gmbar uji, ada 3 transistor RGB (lihat yang saya lingkari warna merah). Posisinya terletak dibawah IC Digital Video Encorder SC 44728. Coba panaskan ke 3 transistor RGB ini. Jika dipanaskan tidak membuahkan hasil, ganti saja ke 3 transistor dengan transistor yang mengambil dari mainboard PS2 lain.

Jika ingin lebih teliti, cabut salah satu transistor lalu cek dengan AVO analog. Adakah yang eror? Jika ada, ganti saja. Semoga Anda berhasil.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4 / 5. Vote count: 125

No votes so far! Be the first to rate this post.

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar
Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :